Parenting

Jadwal Harian Bunda

JADWAL HARIAN BUNDA

 

SENIN Time/Period Activity
04.30-05.30

 

Qiyamul lail + tilawah
  05.30-05.45 Salat subuh /membaca/ mengobrol dengan Eun Yud
05.45-06.30 Menyiapkan sarapan pagi dan kopi / menyalakan mesin cuci
06.30-07.30 Membereskan rumah/ menyapu/menyuci/ menjemur kain/menyetrika/mandi/ memandikan Faza
07.30-17.00 Berangkat ke Dayah/ mengajar Reading and Speaking/salat dhuha/ mengantar Biyya mengaji ke Ustaz Yasir/ mengobrol dengan Ida dkk.
17.00-19.00 Kembali ke rumah/ membereskan rumah/ memandikan Faza/ menyiapkan makan malam
19.00-19.45 Salat magrib berjamaah/ tilawah/tausiyah/ evaluasi tim*
19.45-21.00 Makan malam/ mengobrol santai dengan keluarga/menyiapkan bahan ajar/ mengawasi anak-anak meyiapkan perlengkapan sekolah
21.00-22.00 Belajar
22.00-04.30 Tidur
SELASA

 

04.30-05.30

 

Qiyamul lail + tilawah
05.30-05.45 Salat subuh /membaca/ mengobrol dengan Eun Yud
05.45-06.30 Menyiapkan sarapan pagi dan kopi / menyalakan mesin cuci
06.30-07.30 Membereskan rumah/ menyapu/menyuci/ menjemur kain/menyetrika/mandi/ memandikan Faza
07.30-17.00 Berangkat ke Dayah/ mengajar Reading and Speaking/salat dhuha/ mengantar Biyya mengaji ke Ustaz Yasir/ mengobrol dengan Ida dkk.
17.00-19.00 Kembali ke rumah/ membereskan rumah/ memandikan Faza/ menyiapkan makan malam
19.00-19.45 Salat magrib berjamaah/ tilawah/tausiyah/ evaluasi tim*
19.45-21.00 Makan malam/ mengobrol santai dengan keluarga/menyiapkan bahan ajar/ mengawasi anak-anak meyiapkan perlengkapan sekolah
21.00-22.00 Belajar
22.00-04.30 Tidur
RABU

 

04.30-05.30

 

Qiyamul lail + tilawah
05.30-05.45 Salat subuh /membaca/ mengobrol dengan Eun Yud
05.45-06.30 Menyiapkan sarapan pagi dan kopi / menyalakan mesin cuci
06.30-07.30 Membereskan rumah/ menyapu/menyuci/ menjemur kain/menyetrika/mandi/ memandikan Faza
07.30-17.00 Berangkat ke Dayah/ mengajar Jurnalistik dan Reading and Speaking/salat dhuha/ mengantar Biyya mengaji ke Ustaz Yasir/ mengobrol dengan Ida dkk.
17.00-19.00 Kembali ke rumah/ membereskan rumah/ memandikan Faza/ menyiapkan makan malam
19.00-19.45 Salat magrib berjamaah/ tilawah/tausiyah/ evaluasi tim*
19.45-21.00 Makan malam/ mengobrol santai dengan keluarga/menyiapkan bahan ajar/ mengawasi anak-anak meyiapkan perlengkapan sekolah
21.00-22.00 Belajar
22.00-04.30 Tidur
KAMIS

 

 04.30-05.30

 

Qiyamul lail + tilawah
05.30-05.45 Salat subuh /membaca/ mengobrol dengan Eun Yud
05.45-06.30 Menyiapkan sarapan pagi dan kopi / menyalakan mesin cuci
06.30-08.00 Membereskan rumah/ menyapu/menyuci/ menjemur kain/menyetrika/mandi/ memandikan Faza
08.00-09.00 Dhuha/ update blog
09.00-11.30 Kajian rutin
11.30-15.00 Menjemput Biyya/ salat zuhur/ bermain dengan Biyya dan Faza/ Membaca
15-00-16.00 Tidur siang atau evaluasi bacaan quran Biyya
16.00-19.00 Salat asar/persiapan makan malam
19.00-19.45 Salat magrib berjamaah/tilawah/tausiyah/evaluasi tim
19.45-21.00 Makan malam/ngobrol santai dengan keluarga/ mengawasi anak-anak menyiapkan perlengkapan sekolah
21.00-22.00 Belajar / main dengan Faza kalau dia belum tidur
22.00-04.30 Tidur
JUMAT

 

 04.30-05.30

 

Qiyamul lail + tilawah
05.30-05.45 Salat subuh /membaca/ mengobrol dengan Eun Yud
05.45-06.30 Menyiapkan sarapan pagi dan kopi / menyalakan mesin cuci
06.30-07.30 Membereskan rumah/ menyapu/menyuci/ menjemur kain/menyetrika/mandi/ memandikan Faza
07.30-08.45 Kelola grup WA PWNA Aceh
08.45-11.00 Evaluasi laporan manajemen kandang/ membaca bahan tentang rabbitry
11.00-13.00 Persiapan salat zuhur dan les TOEFL
13.00-17.00 Les TOEFL/ IELTS = perjalanan pulang
17.30-19.00 Persiapan  makan malam dan salat magrib
19.00-19.45 Salat magrib berjamaah/tilawah/tausiyah/ evaluasi tim
19.45-21.00 Makan malam mengobrol santai dengan keluarga/ menonton film
21.00-04.30 Tidur
SABTU

 

 04.30-05.30

 

Qiyamul lail + tilawah
05.30-05.45 Salat subuh /membaca/ mengobrol dengan Eun Yud
05.45-06.30 Menyiapkan sarapan pagi dan kopi / menyalakan mesin cuci
06.30-07.30 Membereskan rumah/ menyapu/menyuci/ menjemur kain/menyetrika/mandi/ memandikan Faza
07.30-08.45 Tentatif
08.45-11.00 Evaluasi laporan manajemen kandang/ membaca bahan tentang rabbitry
11.00-11.30 Memasak Donat atau Pizza dengan Biyya
11.30-17.00 Persiapan ke kantor PWNA/ ke panti asuhan Punge

Diskusi dengan pengurus/ kelas kajian putri/ kajian sabtu sore

17.30-19.00 Persiapan  makan malam dan salat magrib
19.00-19.45 Salat magrib berjamaah/tilawah/tausiyah/ evaluasi tim
19.45-21.00 Makan malam mengobrol santai dengan keluarga/ menonton film
21.00-04.30 Tidur
MINGGU  04.30-05.30

 

Qiyamul lail + tilawah
05.30-05.45 Salat subuh / membaca/ mengobrol dengan Eun Yud
05.45-06.30 Menyiapkan sarapan pagi dan kopi / menyalakan mesin cuci
06.30-07.30 Membereskan rumah/ menyapu/menyuci/ menjemur kain/menyetrika/mandi/ memandikan Faza
07.30-17.30 Persiapan outdoor dengan anak-anak/ olahraga/ rihlah/ silaturrahim
17.30-19.00 Persiapan  makan malam dan salat magrib
19.00-19.45 Salat magrib berjamaah/tilawah/tausiyah/ evaluasi tim
19.45-21.00 Makan malam mengobrol santai dengan keluarga/ persiapan sekolah anak-anak/ persiapan mengajar
21.00-04.30 Tidur

 

\

 

 

 

 

Adab Menuntut Ilmu

 Sebelum mengeposkan tulisan ini, akan dijelaskan sedikit bahwa ini merupakan catatan kelas matrikulasi Matrikulasi Institut Ibu Profesional (IIP Batch #3 Sumut-Aceh). 

 Dengan bismillah, Bunda kembali mengatur waktu, masih dengan debar yang sama saat pertama sekali mempunyai kalian duhai ananda, betapa dirasa beratnya amanah ini. Menjadi Bunda bagi kalian anak-anak yang  telah Allah titipkan. Bunda tahu sebab sangguplah maka Allah berikan, di samping syukur yang terus kami rapalkan, kami pintakan agar selalu dibimbing-Nya mengasuh dan mendidik kalian. Bismillaah Bunda bisa, harus bisa menyiapkan gelas-gelas kosong untuk kerap menimba ilmu, dan entry kali ini adalah materi kuliah bersambung yang disampaikan di IIP Batch 3 dengan sudah seizin fasilitator diposting berseri di blog pribadi dengan harapan bisa mendatangkan manfaat sebanyak-banyaknya untuk yang membacanya, juga sebagai pengingat diri.

 

PROLOG 1

KELAS MATRIKULASI BATCH 3
INSTITUT IBU PROFESIONAL

☘☘☘☘
ADAB MENUNTUT ILMU
Senin, 23 Januari 2016

Disusun oleh Tim Matrikulasi- Institut Ibu Profesional

Menuntut ilmu adalah suatu usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk mengubah perilaku dan tingkah laku ke arah yang lebih baik. Karena pada dasarnya ilmu menunjukkan kepada kebenaran dan meninggalkan segala kemaksiatan.
Banyak diantara kita terlalu buru-buru fokus pada suatu ilmu terlebih dahulu, sebelum paham mengenai adab-adab dalam menuntut ilmu. Padahal barang siapa orang yang menimba ilmu karena semata-mata hanya ingin mendapatkan ilmu tersebut, maka ilmu tersebut tidak akan bermanfaat baginya, namun barangsiapa yang menuntut ilmu karena ingin mengamalkan ilmu tersebut, niscaya ilmu yang sedikitpun akan sangat bermanfaat baginya.
Karena ILMU itu adalah prasyarat untuk sebuah AMAL, maka ADAB adalah hal yang paling didahulukan sebelum ILMU

ADAB adalah pembuka pintu ilmu bagi yang ingin mencarinya
Adab menuntut ilmu adalah tata krama (etika) yang dipegang oleh para penuntut ilmu, sehingga terjadi pola harmonis baik secara vertikal, antara dirinya sendiri dengan Sang Maha Pemilik Ilmu, maupun secara horisontal, antara dirinya sendiri dengan para guru yang menyampaikan ilmu, maupun dengan ilmu dan sumber ilmu itu sendiri.
Mengapa para Ibu Profesional di kelas matrikulasi ini perlu memahami Adab menuntut ilmu terlebih dahulu sebelum masuk ke ilmu-ilmu yang lain?

Karena ADAB tidak bisa diajarkan, ADAB hanya bisa ditularkan
Para ibulah nanti yang harus mengamalkan ADAB menuntut ilmu ini dengan baik, sehingga anak-anak yang menjadi amanah para ibu bisa mencontoh ADAB baik dari Ibunya

☘ADAB PADA DIRI SENDIRI

a. Ikhlas dan mau membersihkan jiwa dari hal-hal yang buruk.
Selama batin tidak bersih dari hal-hal buruk, maka ilmu akan terhalang masuk ke dalam hati.Karena ilmu itu bukan rentetan kalimat dan tulisan saja, melainkan ilmu itu adalah “cahaya” yang dimasukkan ke dalam hati.

b. Selalu bergegas, mengutamakan waktu-waktu dalam menuntut ilmu, Hadir paling awal dan duduk paling depan di setiap majelis ilmu baik online maupun offline.

c.Menghindari sikap yang “merasa’ sudah lebih tahu dan lebih paham, ketika suatu ilmu sedang disampaikan.

d.Menuntaskan sebuah ilmu yang sedang dipelajarinya dengan cara mengulang-ulang, membuat catatan penting, menuliskannya kembali dan bersabar sampai semua runtutan ilmu tersebut selesai disampaikan sesuai tahapan yang disepakati bersama.

e. Bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas yang diberikan setelah ilmu disampaikan. Karena sejatinya tugas itu adalah untuk mengikat sebuah ilmu agar mudah untuk diamalkan.
☘ADAB TERHADAP GURU (PENYAMPAI SEBUAH ILMU)

a. Penuntut ilmu harus berusaha mencari ridha gurunya dan dengan sepenuh hati, menaruh rasa hormat kepadanya, disertai mendekatkan diri kepada DIA yang Maha Memiliki Ilmu dalam berkhidmat kepada guru.

b. Hendaknya penuntut ilmu tidak mendahului guru untuk menjelaskan sesuatu atau menjawab pertanyaan, jangan pula membarengi guru dalam berkata, jangan memotong pembicaraan guru dan jangan berbicara dengan orang lain pada saat guru berbicara. Hendaknya penuntut ilmu penuh perhatian terhadap penjelasan guru mengenai suatu hal atau perintah yang diberikan guru. Sehingga guru tidak perlu mengulangi penjelasan untuk kedua kalinya.

c. Penuntut ilmu meminta keridhaan guru, ketika ingin menyebarkan ilmu yang disampaikan baik secara tertulis maupun lisan ke orang lain, dengan cara meminta ijin. Apabila dari awal guru sudah menyampaikan bahwa ilmu tersebut boleh disebarluaskan, maka cantumkan/ sebut nama guru sebagai bentuk penghormatan kita.

☘ADAB TERHADAP SUMBER ILMU

a. Tidak meletakkan sembarangan atau memperlakukan sumber ilmu dalam bentuk buku ketika sedang kita pelajari.

b. Tidak melakukan penggandaan, membeli dan mendistribusikan untuk kepentingan komersiil, sebuah sumber ilmu tanpa ijin dari penulisnya.

c. Tidak mendukung perbuatan para plagiator, produsen barang bajakan, dengan cara tidak membeli barang mereka untuk keperluan menuntut ilmu diri kita dan keluarga.
d. Dalam dunia online, tidak menyebarkan sumber ilmu yang diawali kalimat “copas dari grup sebelah” tanpa mencantumkan sumber ilmunya dari mana.
e. Dalam dunia online, harus menerapkan “sceptical thinking” dalam menerima sebuah informasi. jangan mudah percaya sebelum kita paham sumber ilmunya, meski berita itu baik.
Adab menuntut ilmu ini akan erat berkaitan dengan keberkahan sebuah ilmu, shg mendatangkan manfaat bagi hidup kita dan umat

Referensi :
Turnomo Raharjo,
Literasi Media & Kearifan Lokal: Konsep dan Aplikasi, Jakarta, 2012.

Bukhari Umar, Hadis Tarbawi (pendidikan dalam perspekitf hadis), Jakarta: Amzah,
2014, hlm. 5

Muhammad bin sholeh, Panduan lengkap Menuntut Ilmu, Jakarta, 2015