Hi, I am Back!

Efek block writing yang diperturutkan hingga liburan usai, beginilah jadinya. Mau memulai menulis perjalanan pulang kampung kemaren saja susahnya minta ampun. Satu kali posting foto di IG dengan caption yang agak panjang. Lainnya begitu mau upload, aksara tetap nggak bisa ditata.

Nah, ini buka lappy saja duduk manis setelah berberes rumah dan sarapan. Faza sudah mandi tapi yang lain susah kalau disuruh mandi pas liburan. Walau udah bela-belain dikasih contoh libur ya, tetap mandinya pagi bukan jam tujuh atau jam delapan bukan jam sebelas. Mandi terus sempetin salat dhuha, tapiii tetap saja berjuang nyuruhnya.

            Well, maafkanlah ini intro harus panjang dan ngalor ngidul demi memecah kesunyian aksara dalam kepala (cieeee bahasanya, haha). Di samping saya sudah ada Akib yang nanya melulu. Waktu Bundaya nyalakan lappy dia juga ambil satu dan duduk di sebelah. “Bunda buat apa?”

“Nulis.” Jawab saya singkat.

“Nulis apa?” seperti biasa pasti lanjutan pertanyaan dari Akib.

“Bunda mau nulis tentang perjalanan ke Pulau Banyak kemaren.”

“Ooh.. Akib juga lah. Boleh, kan?”

“Boleh, silakan.” Jawaban pamungkas. Itu harapan saya, sih. Setelah dia duduk di sebelah, akan ada lagi ‘ujian’ yang lain. Oooh My God, berondongan pertanyaan mulai tanggal, jam, waktu yang dibutuhkan naik kapal ke Pulau Balai dan lain-lain. Cobaan menuliiis. Belum lagi Faza yang ikut ngelendot dan …

“Sapi adek mana, Nda?”

Ups Iya, sapinya di kotak ini yang Bunda jadikan meja lappy. Turunkan dulu, angkat penutup kotak dan ambil dulu segala hewannya di dalam kotak Pandora. Lanjut nulis. Menit berikutnya…

“Akiiib! Mandi dulu kek, kok bau ini?” teriak saya karena tiba-tiba mengendus aroma terapi yang lewat.

“Bukan Bundaa, Akib Cuma ngentut!”

#pengsan#

Ooh Bunda… cobaanmu amatlah unik. Baiklah. Siap melompat ke halaman selanjutnya untuk menceritakan perjalan dengan perencanaan mendadak ke Pulau Banyak. Check it out!

salah satu view yang sempat aku tangkap dengan kamera sebelum naik ke Ferry menuju pulang. Lokasi: Pulau Balai.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *