Latest Posts

Deteksi Dini Disleksia

Salah satu sebab perlunya deteksi dini pada penyandang disleksia adalah, agar bisa dengan cepat dilakukan intervensi. Orangtua yang tidak memahami, lingkungan yang tidak mendukung, dan beberapa momen gagal, perundungan (bullying) pada penyandang disleksia menyebabkan self esteem atau kepercayan dirinya terjun bebas. Anak yang notabene ber-IQ normal hingga gifted ini bisa kehilangan masa depan gemilang yang harusnya ada di gengamannya. (more…)

Apakah Disleksia Termasuk Berkebutuhan Khusus?

Unik. Itu kata pertama yang harus kutuliskan saat akan mengulas buku Wonderful Life. Bahkan aku bingung sendiri bagaimana mulai meresensinya. Walau sebelum membeli buku karya Mbak Amalia Prabowo ini, aku sudah berselancar mencari tahu isi ataupun sekadar tahu kaver dan harganya untuk kemudian memasukkannya ke keranjang wish list dalam bulan ini. (more…)

Telor Dadar #savetheday

 

Masih edisi curhat-curhat manjah –pinjam istilah Bang Ubai- kalau udah siayah sibuk 12 jam atau lebih, kerempongan sibunda pun dimulai. Antar jemput anak-anak; siayah, belanja dapur; siayah. Sesuatu yang belum sibunda handel selama 12 tahun ini. Ingat dulu tetangga nyamperin sibunda sore-sore di teras rumah cuma buat lapor, “Aini, tadi ibu lihat Yudhi sedang belanja, lah. Sedang pilih-pilih bawang. Pintar kali dia,” ibu itu sumringah, beliau benar-benar salut sama Bang Udi, sapaanku untuk Eun yud kalau di depan kawan-kawan. (more…)

Perjalanan ke Pulau Banyak (part 1)

 

Kami berniat memesan ferry hari Jumat yang kabarnya akan berangkat pukul 14.00, tapi berhubung tiket belum ada di tangan dan pembeliannya juga harus langsung ke pelabuhan tersebut, jadi kami berangkat dari rumah pukul 10.30 menuju pelabuhan Singkil. Berangkat dengan rombongan berjumlah 19 orang dengan Faza yang berusia 2,9 tahun. Biaya tiket masing-masing Rp. 27.000 termasuk Faza juga hari itu. Kalau dengan kapal nelayan Rp. 25.000. Karena kami bawa anak-anak dan juga tidak terburu-buru pulang dan perginya, mana dengan ibu-ibu juga, amannya naik ferry saja pulang pergi. Suasana liburan, kapal memang ramai tapi nggak padat seperti balik nanti. Semoga sempat kutulis sampai tuntas sekali duduk. (more…)