lomba blog

Asus Zenfone Max M2 ZB633KL Ponsel Generasi Digital Native

Game dan kehidupan generasi Z sang Digital Native, layaknya dua sisi mata koin yang tidak dapat dipisahkan. Bukan saja anak-anak, orang tua juga mau tak mau mulai piawai dengan gadget. Mobile game semacam hal yang wajib diakrabi, saat ini bisa dibilang semua kita memasang minimal satu game di dalam ponsel pintar kita.

Saat menunggu antrean di mana pun, agar tak mati gaya, biasanya kita memilih menekuri tuts-tuts virtual untuk sekadar killing the time. Menghabiskan akhir pekan setelah seminggu dibebat beban kerja melelahkan, liburan yang paling irit juga adalah bermain game di ponsel pintar!

Satu kali di jam mengajar menulis di sebuah kelas, saya meninggalkan kelas sebentar untuk mengambil absensi di ruang tata usaha. Kebetulan setengah dari pintu kelas tersebut terbuat dari kaca, saat saya kembali ke kelas, sekitar lima orang anak lelaki usia 13 tahunan berebut menempelkan wajahnya ke kaca tersebut demi menonton kakak kelas mereka yang sedang berkutat dengan laptop mereka masing-masing. Di Kelas Menulis anak-anak memang diizinkan membawa laptop.

“Coba minggir sedikit, Ibu mau masuk, ini ada apa, sih?” tanyaku heran.

“Ibu, coba lihat kakak itu, dia pakai Asus. Kerennya!”

Aku mengamati sejenak dan mencoba mencerna. Ah, ya! Anak-anak ini memang lebih paham mana yang asyik dan mendukung tren kekinian mereka. Sejak itu aku tahu, untuk bisa berbaur dengan anak remaja masa kini, untuk tetap connect dengan anakku yang beranjak remaja pun, aku harus tetap online dalam artian up date dan melek teknologi, terutama dunia gaming yang paling mereka gemari.

Aku masih ingat saat kumpul keluarga lebaran tahun lalu, kakakku mengatakan anaknya sudah harus berganti ponsel lagi. Aku tahu ponakan satu itu memang paling getol bermain game, tentu saja ponsel yang tidak mendukung hobinya tak akan betah lama di genggaman. Tapi kan, ponsel pintar yang memahami para gamer itu mahal! Hm, apa benar seperti itu?

 

Sejak Asus meluncurkan produk Zenfone Max M2 ZB633KL, tak akan ada lagi kata ‘mahal’ melekat pada smartphone Android untuk gaming. Dengan baterai besar 4.000mAh, layar 19.9 resolusi HD+ dengan sistem operasi pure Android Oreo 8.0 menjadikan ia sangat ringan untuk bermain game.

Kami sempat mencoba demo dengan bermain Asphalt 9 Legend seperti video di atas, ternyata cukup smooth tanpa hambatan apa-apa. Prosesor terbarunya yang kencang tapi tetap hemat energi yakni Qualcomm Snapdragon 632 yang merupakan upgrade dari Qualcomm Snapdragon 625 yang dikenal memiliki performa tinggi tapi tetap hemat daya dan tidak panas.

Jadi, pantas saja, kan, sesuai dengan jargon Asus kali ini sebagai ponsel Next Generation Gaming, sebab belum ada, tuh, ponsel pintar yang paling memahami para gamers seperti Zenfone Max M2 ZB633KL. Apalagi di antara trio smartphone gaming yang diluncurkan Asus lainnya seperti ponsel gaming flagship ROG Phone dan Zenfone Max Pro M2, Zenfone Max M2 ZB633KL ini yang harganya paling terjangkau secara finansial.

Walau kamera bukan hal yang diunggulkan kali ini, tetapi kemampuan kamera Zenfone Max M2 ZB633KL tetap bisa diandalkan. Ponsel ini didukung kamera belakang ganda dengan resolusi 13 megapiksel dengan sensor BSI 1/3.06 inci 1.2um piksel digabungkan dengan enam elemen lensa aperture f/1.8 cukup andal untuk low-light, dilengkapi pula dengan fitur phase-detection autofokus dan LED flash. Sementara kamera kedua berkekuatan 2 megapiksel dengan sensor BSI digabungkan dengan lensa aperture f/2.0 yang berperan sebagai depth sensor. Nah, kedua kamera ini mampu menghasilkan efek bokeh ala kamera DSLR.

hasil foto dengan kamera Asus Zenfone Max M2, walau tergesa, seadanya, dan amatir, tetap bisa mendapatkan gambar sejernih ini, konon lagi kalau serius dan fokus.

Untuk penggemar swafoto, Asus Zenfone Max M2 juga mumpuni karena dibekali juga dengan kamera depan berkekuatan 8 megapiksel dengan sensor BSI 1.12um piksel yang dipadukan dengan lensa aperture f/2.0 fixed focus, tidak ketinggalan fitur Beutify yang cukup natural dan AI Camera untuk selfie dan video call, malah kamera depan ponsel gaming ini juga didukung LED flash.

Hasil-hasil foto kamera Asus Max M2 ZB633KL cukup memuaskan dengan warna vivid, tajam, dan kontras yang oke. Kecepatannya juga terbilang akurat walau dalam kondisi low-light sekalipun, hanya saja fokusnya saat malam hari menurun, asalkan selalu steady foto yang dihasilkan tidak akan blur, kok.

Tampilan layar Asus Zenfone Max M2 ZB633KL berukuran 6,3 inci dengan aspek rasio 19:9 resolusi HD+ serta berteknologi panel IPS membuat kualitas layarnya cukup memukau. Warna yang dihasilkan tentu saja tajam dan padat. Respon touchscreen termasuk cepat, ya wajarlah karena memang didesain untuk gaming. Secara audio juga tidak cempreng karena dilengkapi dengan sebuah speaker pada sisi bawah, didukung dengan magnet speaker dari NXP.

Bahkan karena dukungan SOC Snapdragon 632 tadi, kinerjanya justru di atas rata-rata, ingin membuat video bagi yang suka nge-vlog, Zenfone Max M2 ZB633KL mampu merekam video 4K UHD, hemat daya dan tetap dingin. Sudah kompletlah ponsel ini mendukung gaya hidup kekinian.

Kalau ditanya ponsel yang cocok untuk generasi Digital Native hari ini, dengan merogoh kocek yang tak terlalu dalam, jawabannya adalah Asus Zenfone M2 ZB633KL tentunya.[]

Seorang ibu disleksik yang senang membacakan buku untuk anak-anaknya, Akib, Biyya, dan Faza. Istri Eun Yud yang rutin melembakkan 20.000 kata dan tidak melulu melalui lisan. Nah, salah satunya itu dengan tulisan juga. Menyerap energi dari pribadi-pribadi filantropis di sekelilingnya, tapi belum sepenuhnya bisa seperti mereka, hanya seorang 'wannabe'. Senang berbagi materi seputar parenting, buku, sains, dan dunia rabbitry . Silakan bersilaturahmi via e-mail medicus_84@yahoo.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *