cerita ceriti

Menyelesaikan Soal Pecahan Kak Biyya [Tantangan Hari ke-4]

Sambil menemani Faza yang sibuk dengan bentuk dan warna dari kertas origami, kami menemani Kak Biyya belajar tentang pecahan menggunakan origami yang sudah digunting seperti bentuk apel-apel merah yang ranum. Awalnya Biyya antusias sekali, tapi ada yang rancu dari buku paketnya. Bahasa yang digunakan ternyata tak mudah dipahami bahkan olehku dan ayahnya. Sampai kami terpaksa menghitung kembali dan memulai lagi menjelaskan dari awal mengenai soal dan jawaban pecahan yang tertera dalam buku paket Biyya. (more…)

Game Level 5 Hari ke-10 [Berteduh di Rindangnya Pohon]

Hari kesepuluh bukanlah hari terakhir, walau mungkin aku hanya sanggup menyetor laporan hingga hari kesepuluh. Pohon merimbun perlahan dan terasa nikmat sekali berteduh di bawahnya. Saat kita membahas sudah membaca apa hari ini? Biya sangat suka berceritera dengan suaranya yang ceria, tentang buku yang dibacanya perlahan diangsur. Ia juga tertarik sekali dengan majalah NG Kids yang dibeli ayahnya semalam. (more…)

Game Level 5 [Mencoba Merimbunkan Pohon Literasi di Mana Saja Berada]#6

“Kita berangkaat!” komando Ayah dan Faza dengan riang ke rumah tetangga samping kami, ia menjemput Akib yang sedang menonton teman-temannya main game android di sana. Duh! Padahal bukan  waktunya main gawai, tapi aturan sudah dilanggar.

Satu teman Akib sempat meminjam bukunya untuk dibaca dan kulihat ia lumayan mau membaca dibanding teman lainnya. Lebih banyak teman Biyya yang meminjam dalam jumlah banyak dan kemudian ia kembalikan bersama kotak souvenir. (more…)

Game Level 5 [Jangan Lelah Menyiraminya]#5

Hari berikutnya terasa beda. Ternyata sifatku tak suka digegas kembali kumat. Aku yang terkenal tak memiliki mental kompetisi, lekas sekali surut akibat tarikan dan dorongan dalam diri. Aku tak biasa menoleh ke samping kiri dan kanan untuk kemudian melangkah lebih cepat atau melambat sejenak. Mental kompetisi tak selamanya buruk, ternyata jika aku amati, teman-teman yang bermental suka bersaing dan mengarahkannya ke hal yang positif, amat sangat membesut kinerjanya dalam hal apa pun. Walau beberapa ada yang berefek tak baik, tapi lingkungan persaingan di kiri kananku amat positif sejauh ini. Apalagi setelah aku tak lagi ambil pusing dan mulai meminimalisir dari lingkungan atau orang-orang yang beraura negatif. Sekadar tahu saja. (more…)