cerita ceriti,  edukasi,  my world

Chicken Katsu HokBen dan Kenangan Masa Kecil

Saat salah seorang teman narablogku mengirimkan foto di sebuah grup blogger dan teman lainnya berkomentar, “wajah orang-orang kenyang bento,” sontak aku tak bisa menahan tawa.

Ya, benar … akhirnya hadir juga gerai HokBen di Banda Aceh. Walaupun di Aceh, ini merupakan gerai kedua setelah Lhokseumawe, tetapi kehadiran gerai HokBen di Jalan Panglima Polem, Peunayong Banda Aceh membuat kenangan masa kecilku tentang Hoka Hoka Bento kembali hadir.

HokBen yang dulunya memiliki nama jenama Hoka Hoka Bento, hadir pertama kali di Jakarta pada 18 April 1985, di bawah manajemen PT. Eka Bogainti. HokBen restoran siap saji bertema Japanese food di Indonesia dan jenama asli Indonesia. HokBen yang melaksanakn grand opening gerai Banda Aceh, Kamis 21 Desember 2023, memulai perjalanannya dari satu gerai di Kebon Kacang, Jakarta, kemudian tumbuh dan berkembang hingga memiliki lebih dari 370-an di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Saat grand opening, Dedi Davianto, Regional Manager Sumatera PT Eka Bogainti (HokBen) mengatakan gerai di Banda Aceh ini merupakan store ke-380.

Jenama ini sudah ada begitu lama, sebagai anak yang tinggal di perbatasan Aceh, aku hanya bisa merasakan kelezatan yakiniku dan ebi furai-nya saat sesekali berkunjung ke Medan. Setiap hari Minggu saat menonton kartun Doraemon atau kartun Jepang lainnya, iklan HokBen diputar setiap 10 menit sekali dengan durasi yang singkat. Rasa gurih chicken katsu yang minggu lalu kusantap seperti masih tertinggal di lidah dan menerbitkan rasa lapar. Sesekali tak sengaja dengan otomatis aku menelan liur. Kehadiran HokBen di Aceh hari ini membuat kenangan lalu diputar seperti layar tancap. Masa-masa kecil yang indah, bersama para sepupu menikmati Ekkado, Tori no Teba, Egg Chicken Roll, Ebi Furai, Kani Roll, Beef/Chicken Teriyaki dan Yakiniku atau Set Menu HokBen seperti Bento Spesial, Paket ABCD, Simple Set Teriyaki yang seminggu belum tentu sekali. Hanya saat-saat libur sekolah saja.

Saat grand opening, hadir pula pakar halal Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Dr. Alfirdaus Putra, MH. Dalam pemaparannya, Firdaus menyampaikan UUD sistem jaminan halal melahirkan sebuah badan khusus yang mengayomi badan penyelenggara produk jaminan halal. 

Dalam Perpres disebutkan bahwa Indonesia harus menjadi pasar halal dunia dan sejak 17 Oktober 2024 semua makanan dan obat-obatan harus jelas halal haramnya dan logo beserta nomor sertifikatnya dicantumkan. Terutama bagi kalangan muslim–apalagi di Aceh–perkara halal ini menjadi sangat krusial. Sesuai dengan dalil dalam surah Al-Baqarah: 168, bahwa setiap muslim dianjurkan makan makanan yang halal, yaitu yang tidak haram, baik zatnya, prosesnya, maupun cara memperolehnya. 

Halal yang dijelaskan dalam pemaparan Firdaus ada dua, yaitu halal syar’i dan halal administratif. Labelisasi halal merupakan kebutuhan mutlak saat ini dan hal itu ditunjukkan dengan sertifikasi dari BPJPH. Restoran HokBen memiliki Sertifikat Halal nomor 00160048830908 dari MUI dan Sertifikat Sistem Jaminan Halal Nomor HC182/LPPOMMUI-CVR/X/2021.

“Jadi, untuk kehalalan, HokBen ini sudah jelas halal!” tegas Firdaus.

Jaminan halal dalam perspektif HokBen sendiri disampaikan langsung oleh Faruqil Ulim yang merupakan penyelia halal atau koordinator jaminan halal. HokBen adalah perusahaan dalam negeri, usaha ini mendapatkan sertifikat halal dan tetap menjaga jaminan halal ini sesuai sistem yang berlaku secara umum. Faruqil menjelaskan secara detail bahwa di sistem kerja HokBen menjamin ada fasilitas produksi harus tetap dijaga halalnya, termasuk distribusinya tidak tercampur dengan bahan yang haram atau subhat. Bahan-bahan sudah dimasukkan ke dalam aplikasi bahan dan diawasi oleh penyelia halal.

“Proses yang kita jalani kontinyu dan saling menyambung, bahkan hingga memperhatikan bahan-bahan baku. Bahan diambil dari UMKM atau vendor yang sudah terjamin. Misal  seperti menu chicken katsu, harus di-breakdown dulu, bagaimana ayamnya, tepungnya, bumbunya. Ibaratnya begini, misal penyedia ayam yang biasa tidak ada, kita tidak akan serta merta membeli ayam di tempat lain secara sembarangan. Kita tidak menyediakan menu yang bahan baku dari tempat biasanya sedang tidak tersedia. Begitu juga untuk bahan lainnya. Itu sudah prinsip kerja kita,” terang Faruqil. 

Selain untuk memeriahkan kuliner pariwisata di Aceh, HokBen juga ingin melejitkan perekonomian masyarakat Aceh dengan membuka lapangan kerja. Hampir keseluruhan pegawai di resto bertema Japanesse Food ini merupakan orang Aceh. Para pegawai tersebut secara periodik akan diberikan pelatihan ke luar Aceh dan kadang pelatihan diberikan secara internal. HokBen yang murni merupakan perusahaan Indonesia yang mampu menjawab tantangan halal dari pelanggannya.

Selain menu khas, HokBen juga menyediakan menu andalan seperti Ramen, HokBen Fried Chicken dan Tempura. Selain itu banyak juga pilihan salad, snack dan dessert di HokBen yang cocok untuk dinikmati sambil bersantai. Untuk menu Ramen ada yang spicy disesuaikan dengan cita rasa selera orang Sumatra.

“Setiap orang memiliki selera yang berbeda, dan di HokBen ada banyak pilihan menu tergantung kesukaan masing-masing setiap individu. Dengan ragam pilihan tersebut dapat menyatukan rasa dengan menikmati makanan bersama dalam satu meja di HokBen,” kata Dedi Davianto.

Layanan bisa dinikmati pelanggan, yaitu dine-in atau makan di tempat, take away (pesan bawa pulang) dan dapat dipesan melalui delivery call center HokBen 1-500-505 ataupun melalui aplikasi HokBen serta melalui layanan partner online. Selain itu HokBen Banda Aceh juga memiliki ruang khusus untuk merayakan ulang tahun, pertemuan keluarga ataupun rapat kerja.

Gerai pertama HokBen di Kota Banda Aceh ini memiliki kapasitas 147 kursi yang tertata dan nyaman untuk nongkrong dan bercengkrama.

Grand Opening Bertabur Promo dan Sovenir

Ada kabar gembira kali ini, jangan dilewatkan dan save the date, ya! Rangkaian grand opening HokBen untuk menyambut pelanggan HokBen di Banda Aceh diramaikan dengan promo ragam sovenir menarik. Souvenir tersebut didapatkan dengan cara melakukan pembelian menu HokBen dengan jumlah harga tertentu. Berikut promo untuk mendapatkan free merchandise:

Tanggal 22–23 Desember 2023, hadiah Payung HokBen untuk 100 pembeli pertama khusus layanan Dine In atau Take Away dengan pembelian menu Bento Special 1 dan Bento Special 4.

Tanggal 24–25 Desember 2023, hadiah Bantal HokBen untuk 75 pembeli pertama khusus layanan Dine In atau Take Away dengan pembelian menu Paket A dan Paket C ditambah Egg Chicken Roll.

Tanggal 26–27 Desember 2023, hadiah Thumbler HokBen untuk 75 pembeli pertama khusus layanan Dine In atau Take Away dengan pembelian menu Paket A dan Paket C.

Tanggal 28 Desember 2023–26 Januari 2024, Special Price setiap pembelian 2 Simple Set Teriyaki Free 2 Teh Botol Sosro seharga Rp 82.000,- dari harga normal Rp. 102.000,-

Tanggal 29 Januari 2024–27 Februari 2024, Lucky Dip Hadiah menarik khusus Dine in selama Weekdays atau hari kerja dengan pembelian minimal transaksi Rp 100.000,- mendapatkan 1 kupon Lucky Dip.

Karena promonya juga terbatas dalam beberapa hari ini, rasanya aku tak ingin ketinggalan ingin merasakan kembali menu-menu HokBen dan bernostalgia ke masa kecil dan lebih asyik lagi kalau bisa membawa pulang semua merchandise-nya!

HokBen yang Eco-Friendly

Kepedulian terhadap masalah lingkungan ini diwujudkan oleh HokBen dengan menggunakan bahan yang ramah lingkungan dan mengelola sampah daur ulang menjadi produk bernilai bagi masyarakat.

HokBen melakukan kolaborasi bersama pihak-pihak tertentu dalam mengolah sampah. Di antaranya HokBen bekerja sama dengan Rebricks mengolah sampah plastik mika bekas HokBen menjadi bahan bangunan roster yang kemudian digunakan kembali menjadi bagian dari desain interior untuk beberapa gerai HokBen di Indonesia. Saat ini sudah ada lebih dari 50 gerai HokBen yang menggunakan eco-roster dan HokBen sudah mengolah sekitar 5,200 kilogram sampah plastik mika.

HokBen juga berkolaborasi dengan Boolet untuk mengolah sampah sumpit sekali pakai yang menjadi barang rumah tangga yang ramah lingkungan dan berkualitas. Selama Januari hingga Oktober 2023, HokBen berhasil mengumpulkan lebih dari 10.000 kilogram sumpit bekas sekali pakai dari gerai HokBen di area Jabodetabek.

Menarik sekali, ya?! Ini beberapa model desain interior menggunakan eco-roaster.

Seorang ibu disleksik yang senang membacakan buku untuk anak-anaknya: Akib, Biyya, Faza, dan Kareem. Pencinta bahasa Indonesia. Bisa dihubungi melalui surel medicus_84@yahoo.com.

10 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *