cerita ceriti,  lomba blog,  my world,  Parenting

Ibu Pahlawan Penjaga Kesehatan Keluarga

Zaman sekarang banyak yang sudah paham bahwa obat-obatan bukan hal yang mutlak untuk mencegah berbagai penyakit, melainkan kebiasaan dan pola makan. Namun, tahukah kita bahwa kebiasaan baik dan pola makan yang sehat tidak serta merta terwujud dalam rumah jika tidak ada yang membentuk dan melatihnya. Di sinilah peran ibu sangat penting dalam kesehatan keluarga. Apalagi saat ini Ramadan telah tiba dengan dunia yang masih digelayuti virus Covid-19 disertai varian-varian barunya. Kita memang tak perlu panik, tetapi tak ada salahnya tetap waspada.

Salah satu tindakan meningkatkan kewaspadaan adalah dengan memulainya sejak dari diri sendiri dan dari dalam rumah sendiri. Sebenarnya tidak ada kata terlambat jika memang sama sekali belum memulainya. Mungkin mulai hari ini dan seterusnya setelah mengetahui bahwa menanamkan kebiasaan baik dan pola makan sehat bisa dilakukan siapa saja, dan ibulah yang harus memulainya. Ibu adalah garda terdepan dalam memberi teladan untuk keluarga.

Menanamkan Kebiasaan  Sejak dalam Kandungan

                Bagi kamu calon ibu yang membaca artikel ini, berarti akan lebih mudah bagimu untuk memulai lebih dini. Jika sebelumnya kamu suka jajanan berlemak; kulit ayam, jeroan, kue, mi instan, dan gorengan, makan tidak teratur, dan punya kebiasaaan begadang, maka ini saatnya mulai mengurangi kebiasaan dan pola makan demikian. Lebih baik membiasakan mengonsumsi buah-buahan dan sayuran yang sebenarnya juga enak dan lebih segar. Buah-buahan dan sayuran memiliki keragaman gizi yang akan meningkatkan daya tahan tubuhmu. Dengan membiasakan hal baik, jika kamu sedang mengandung, itu akan membangun kebiasaan dan membentuk pola tersendiri dengan calon bayimu. Selalu sediakan buah dan sayuran di rumah untuk dikonsumsi sehari-hari.

                Setelah kebiasaan baik tersebut terbentuk dalam rumah, selanjutnya hanya membutuhkan konsistensi. Anggota keluarga lainnya akan mengikuti pola tersebut dengan sendirinya, apalagi jika yang dilihat anak setiap hari adalah kebiasaan baik yang berulang serta yang tersedia dalam rumah adalah makanan sehat. Bukan berarti dilarang jajan sama sekali, kadang dalam pergaulan anak-anak juga terpapar dengan perilaku hidup dan kebiaasaan makan yang buruk, tetapi sebagai ibu, kita perlu membicarakannya dengan anak-anak mengenai batasan-batasan mengonsumsi makanan yang sekadar enak tetapi tidak sehat. Komunikasi yang baik sembari memberikan teladan adalah cara yang ampuh untuk membuat anak-anak mau mematuhi kita.  

Cek Kesehatan Rutin

                Kita perlu tahu berapa berat badan ideal dengan memantau Indeks Massa Tubuh (IMT) menggunakan tinggi badan dan berat badan. Dengan cara ini, kita bisa memperkirakan banyaknya lemak dalam tubuh. Rumusnya sederhana:

IMT= berat badan (kilogram)/ tinggi badan (m2)

                Jika kelebihan berat badan, penting bagi kita untuk menurunkannya. Obesitas terjadi karena terlalu banyak timbunan lemak dalam tubuh dan ini akan meningkatkan risiko penyakit, seperti kanker, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Selain itu, seperti telinga, gigi, dan mulut, ada jadwal rutin pengecekan ke dokternya masing-masing. Paling tidak enam bulan sekali atau setahun sekali jika tidak ada keluhan yang berarti.  Cara ini sangat baik untuk tahap pencegahan dan siapa lagi kalau bukan ibu yang bisa mengingat jadwal-jadwal seperti ini. Gunakan ponsel pintar atau buku catatan kecil untuk mengingatkan jadwal cek kesehatan rutin. Satu lagi yang harusnya rutin dilakukan adalah memberikan obat cacing dan vitamin di bulan Februari dan Agustus setiap tahunnya.

Perhatikan Kebersihan diri dan Lingkungan

                Kebersihan diri dan lingkungan memiliki peran penting dalam kesehatan. Di antara kebiasaan baik untuk diri sendiri meliputi mandi dengan sabun dua kali sehari, menyikat gigi, mengenakan pakaian yang kebersihannya terjamin, dan mengelola sampah, tidak membuang sampah sembarangan. Jika ibu sudah mencontohkan selesai makan menyikat gigi, sebelum tidur mencuci kaki, wajah, dan menyikat gigi—terlebih lagi jika sudah mengonsumsi makanan manis—anak pun akan dengan senang hati mengikuti. Buatlah anak-anak merasa tidak nyaman jika lingkungan kotor dan ajarkan kebiasaan bersih dan rapi sejak dini.

Biasakan Berolahraga

                Hal penting tetapi paling sering diabaikan adalah olahraga. Kesibukan ibu di ranah domestik—apalagi yang juga bekerja di ranah publik—membuat aktivitas ibu menjadi begitu padat dan melelahkan. Rasanya istirahat saja masih kurang, bagaimana bisa menyempatkan diri berolahraga?

                Ya, begitulah tadi jika belum timbul kesadaran dan tidak pula berusaha membangun kebiasaan. Olahraga tidak bisa disamakan seperti ketika ibu mencuci piring, mengangkat ember cucian, atau menyapu dan mengepel. Walaupun rutinitas itu sama-sama membutuhkan gerak, tetapi gerakannya tidak teratur dan tidak bisa dikatakan olahraga. Padahal senam di dalam rumah, joging di seputaran kompleks tempat tinggal, bermain lompat tali (sebanyak 150 kali saja pun cukup), adalah beberapa opsi olahraga yang bisa dilakukan dalam keluarga. Ditambah dengan tidur cepat dan bangun lebih pagi, makan secara teratur, dan membatasi diri dalam menggunakan gawai yang notabene sering membuat kita malas bergerak, semuanya akan membantu terbentuknya pola hidup sehat.

                Walaupun Ramadan, beberapa tips di atas masih sangat mungkin dilakukan oleh setiap ibu di mana saja. Kita harus menanamkan bahwa kebiasaan baik adalah obat yang baik. Namun, jika kehendak Allah lain lagi, ibu atau ada anggota keluarga yang akhirnya sakit juga, jangan ragu untuk mempersiapkan asuransi kesehatan. Terlebih lagi ketika sakit, setiap orang perlu kenyamanan ekstra dan tidak ingin direpotkan dengan urusan biaya dan prosedur ribet dan membuat yang sehat menjadi sakit, terlebih lagi yang memang sedang sakit.

                Ibu, selain cekatan juga mesti cerdas mengelola manajemen keluarga. Salah satu indikator cerdas itu dengan memilih asuransi kesehatan yang telah teruji kemudahan dan keabsahannya seperti Garda Healthtech. Tersedia pula asuransi kesehatan rawat jalan dan Asuransi awat Jalan Cashless. Dengan Garda Healthtech ini, sehatmu lebih terlindungi, sebab kita bisa mendapatkan jaminan konsultasi online dan dilanjutkan dengan tatap muka, bisa dikatakan all around protection, dengan prosesnya yang mudah hanya dengan pendaftaran dan pembelian online melalui ponsel pintar kita dan harganya pun terjangkau mulai dari 500rb/tahun.

                Ada beragam paket yang tersedia sesuai dengan kebutuhan kita: Fit, dengan total perlindungan hingga  Rp3.200.000, Classy dengan total perlindungan hingga Rp6.600.000, dan terakhir, paket Ultima dengan total perlindungan Rp8.700.000.

                Dalam paket Fit sudah include konsultasi dengan dokter umum hingga 14 kali dan biayanya nanti disesuaikan dengan tagihan. Ada juga biaya obat-obatan dari konsultasi online dengan nominal maksimal Rp80.000, biaya konsultasi tatap muka sesuai rujukan hingga 7x maksimal Rp100.000 dan biaya obat-obatan dari konsultasi tatap muka maksimal Rp150.000, jadi jika totalnya hanya dengan membayarkan premi Rp500 ribu/tahun.

                Kalau kita memilih paket Classy dengan premi Rp900 ribu/tahun, kita bisa mendapatkan total perlindungan hingga Rp6.600.000. Dalam paket tersebut sudah include konsultasi online dengan dokter umum dan spesialis sebanyak 14 kali, nanti akan dibayarkan sesuai dengan tagihan. Biaya obat-obatan dari konsultasi online maksimal Rp100.000, konsultasi tatap muka dengan rujukan sebanyak 7 kali, maksimal Rp250.000, biaya obat-obatan dari konsultasi tatap muka maksimal Rp400.000, sementara preminya tidak sampai 1 juta, hanya 900ribu/tahun.

                Ada juga paket dengan total perlindungan hingga Rp8.700.000, dengan paket Ultima ini kita bisa mendapatkan biaya konsultasi online dengan dokter umum dan spesialis sebanyak 14 kali, biaya obat-obatan dari konsuktasi online maksimal Rp150.000, konsultasi tatap muka sesuai rujukan hingga 7x dengan biaya maksimal Rp350.000, biaya obat-obatan dari konsultasi tatap muka maksimal Rp500.000 dan gratis biaya pengiriman obat online. Paket Ultima ini, preminya 1,2 juta/tahun.   

                Langkah pembeliannya asuransi ini sangat mudah, cukup mengeklik Garda Heathtech ini dan klik button Beli Sekarang. Isi informasi data diri, pilih paket perlindungan yang kita inginkan seperti yang sudah dijelaskan di atas, Fit, Classy, dan Ultima sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial keluarga. Untuk pembayaran, tersedia pilihat metode AstraPay, Kartu Kredit, Bank Transfer, dan ATM Bersama. Setelah pembelian Polis Garda Healthtech berhasil dilakukan, kita hanya akan menunggu E-polis yang dikirim melalui e-mail.

                Untuk klaim asuransi mudah karena semua sudah dalam satu aplikasi. Konsultasi online dengan beragam pilihan dokter umum dan spesialis. Konsultasi online ini biayanya sudah termasuk ke dalam benefit GardaHealtech, resep obat dari dokter bisa diantar ke rumah dan pasien bisa mendapatkan surat rujukan untuk konsultasi lebih lanjut dengan cara tatap muka. Saat konsultasi tatap muka, cukup dengan menunjukkan E-Card dan surat rujukan dan kita bisa mengecek informasi benefit dan sisa limit di aplikasi Halodoc.

                Asurani kesehatan pilihan ibu cerdas ini merupakan salah satu produk Asuransi Astra yang sangat praktis dan mudah, bisa dilakukan dari mana saja dan sembari mengerjakan hal lain. Tidak perlu repot-repot mendatangi kantor asuransi untuk sehat yang terlindungi.[]               

Seorang ibu disleksik yang senang membacakan buku untuk anak-anaknya: Akib, Biyya, Faza, dan Kareem. Pencinta bahasa Indonesia. Bisa dihubungi melalui surel medicus_84@yahoo.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published.