cerita ceriti,  Kelas Bunsay#3,  Kuliah Bundsay IIP,  Melatih Kecerdasan Emosi,  my little angels,  my world,  Parenting,  Self reminder

Tantangan Game Level 3 Melatih Kecerdasan Emosi Hari#10

Tantangan Game Level 3 Melatih Kecerdasan Emosi

Hari minggu telah tiba, Akib yang sebelumnya sudah berjanji dengan teman-temannya untuk menginap di shelter, akhirnya mengeksekusi janji-janji tersebut. Ia terlihat begitu antusias hingga lupa bagaimana kami melalui sore kemarin dengan Faris yang harus tinggal sementara di rumah Alfa. Karena tidak ada rencana atau pemberitauan lebih awal dari ibu ataupun Faris sendiri, hingga kami merencanakan agenda rapat keluarga di pantai walau hanya sekitar dua jam.

Ingin mengajak Faris tapi dilema juga kalau nantinya harus menghabiskan waktu bersitegang dengan Akib kalau ia terdsitraksi dengan gawai saat kami makan dan mengobrol, atau ia jadi tak enak kalau harus mengabaikan Faris sahabatnya, Faris juga tidak berminat ikut, jadilah ia tinggal bermain bola dengan Alfa saja.

Subuh dimulai dengan jogging ke musala bersama Ayah dan teman lainnya, sepulang salat mereka mulai pasang ancang-ancang bergawai-ria, aku hanya mengingatkan agar sarapan tepat waktu dan mandi.

Bolak balik nimbrung ke shelter dan melihat mereka belum mulai sepertinya dan aku lebih bersyukur saat akhirnya mereka memilih bersepeda dulu, walau agak jauh dan aku katakan pada ayahnya kalau sedikit ragu melepas mereka. “Biarin aja, insya Allah nggak apa-apa.” jawab ayahnya menguatkan.

Bersama dengan teman-temannya, Akib jauh lebih kooperatif dan asik. Tidak ada pertikaian dan debat remeh temeh, saatnya salat mereka salat berhenti dan waktunya makan mereka balik sebentar ke rumah untuk makan dan minum. Bersepeda dan jajan pun disilakan untuk hari ini seperti hari raya.

Sorenya kami mengunjungi Hirzi sepupu Akib di Pesantrennya. Masih dengan antusiasme yang sama, Akib cukup kooperatif hingga malam hari.

Bersama genk AK Komlek Bumi Asri

Seorang ibu disleksik yang senang membacakan buku untuk anak-anaknya, Akib, Biyya, Faza, dan Kareem. Pencinta bahasa Indonesia. Istri Eun Yud yang rutin melembakkan 20.000 kata dan tidak melulu melalui lisan. Nah, salah satunya itu dengan tulisan juga. Menyerap energi dari pribadi-pribadi filantropis di sekelilingnya, tapi belum sepenuhnya bisa seperti mereka, hanya seorang 'wannabe'. Senang berbagi materi seputar parenting, buku, sains, dan dunia rabbitry . Silakan bersilaturahmi via e-mail medicus_84@yahoo.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *