cerita ceriti,  my world,  Parenting,  Self reminder

Tantangan Hari#9

Biyya anak tengah yang enerjik. Bagaimanapun selama 8 hari ini Bunda sudah berusaha mengaplikasikan komunikasi produktif kepada Biyya, ternyata ia masih tidak menyadari. Pikirannya yang terkotak bahwa Bunda lebih perhatian terhadap adik ketimbang Biyya membuatnya tak bisa merasakan selama seminggu lebih ini Bunda sangat memerhatikan tindak tanduknya. Biyya cuek, acuh tak acuh dan merasa diabaikan itu pasti.

Hari ini Biyya ikut lagi ke sekretariat dan bermain bersama temannya. Bunda tidak marah pada Faza saat dia merecoki Biyya dan teman-teman. Bunda menjelaskan bahwa Faza belum banyak mengerti seperti Biyya. Salat zuhur dan asar tetap Biyya laksanakan dengan cara diingatkan. Bunda belum bisa membujuk dia agar melaksanakan salat tanpa disuruh.

Setelah salat asar Biyya minta main game menunggu berbuka. Tiba-tiba saja Faza muntah tidak berhenti, muntahannya juga ada di baju yang dikenakan Biyya. Bunda mengajak ke air ledeng untuk membersihakan baju Biyya dan Faza juga. Tapi kondisi Faza terlihat lemas dan akhirnya kami larikan ke RS. Biyya kami titipkan ke abang sepupunya yang sedang berbuka bersama di sebelah sekret. Saat ini Bunda dan Ayah harus merawat Faza di RS.

Faza yang sedang dirawat

Seorang ibu disleksik yang senang membacakan buku untuk anak-anaknya, Akib, Biyya, Faza, dan Kareem. Pencinta bahasa Indonesia. Istri Eun Yud yang rutin melembakkan 20.000 kata dan tidak melulu melalui lisan. Nah, salah satunya itu dengan tulisan juga. Menyerap energi dari pribadi-pribadi filantropis di sekelilingnya, tapi belum sepenuhnya bisa seperti mereka, hanya seorang 'wannabe'. Senang berbagi materi seputar parenting, buku, sains, dan dunia rabbitry . Silakan bersilaturahmi via e-mail medicus_84@yahoo.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *