my world

Telaga Sukacita

 

Pada semburat senja menggelora

Mega menjingga

Aku coba menghanyutkan setangkup rasa

Pada jiwa-jiwa haus dan alpa

Untuk kembali singgah mereguk makna

Dari telaga sukacita

Membasuh beragam luka menganga

Bekas tercabik nelangsa

Lepuh-lepuh perundungan yang membekas jelas

Kuteguk air dari telaga sukacita

Mengalirkan jernihnya air di toraks yang kering

Membasahi bibir kering yang kulitnya terkelupas ganas

Singgah di telaga sukacita

Membasuh kaki berdaki

Tangan yang berkelindan lumpur angkara

Amarah tumpah ruah bagai kubangan muntah

Biarkan kumandi di telaga sukacita

Mengejewantahkan segala duka

Sebasung luka kuurai satu per satu

Di sini muara bahagia, sebab telaga sukacita tempat kumenemukan selaksa manikam.

 

Seorang ibu disleksik yang senang membacakan buku untuk anak-anaknya, Akib, Biyya, Faza, dan Kareem. Pencinta bahasa Indonesia. Istri Eun Yud yang rutin melembakkan 20.000 kata dan tidak melulu melalui lisan. Nah, salah satunya itu dengan tulisan juga. Menyerap energi dari pribadi-pribadi filantropis di sekelilingnya, tapi belum sepenuhnya bisa seperti mereka, hanya seorang 'wannabe'. Senang berbagi materi seputar parenting, buku, sains, dan dunia rabbitry . Silakan bersilaturahmi via e-mail medicus_84@yahoo.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *