cerita ceriti,  disleksia,  my world,  Parenting,  Self reminder

Tema Blog Favorit

Naah, melanjutkan cerita kemarin, kali ini mengenai tema blog. Tema apa yang paling sering kutulis di blog pribadiku?

Ini erat kaitannya tentang motivasi awal aku menulis di blog. Pertama, untuk rekreasi. Jadi aku enggak menulis yang berat-berat juga sih, di sini. Biasanya tema sehari-hari. Kurasa aku cocok dengan prinsip “Write what you do, do what you write“. Lupa itu pernyataan siapa. Intinya aku memang senang-senang dan suka-suka banget nih, nulisnya. Apa yang kira-kira enak dibahas hari itu, ya kubahas. Memang seiring perjalanan, aku yang lebih banyak melahap buku-buku pengasuhan akhirnya terwarnai juga dengan tema tersebut.

Ya, parenting, motherhood, dan catatan-catatan mengenai perkembangan anak-anak. Semacam jurnal harian ala-ala. Aku juga masih belajar banyak hal, bisa dikatakan untuk pengasuhan yang tidak ada sekolahnya ini, aku sangat merasa dahaga. Soalnya sudah sinkron dengan kehidupanku sehari-hari. Berkelindan dengan anak-anak dan rumah.

Belakangan aku menemukan bahwa sulung kami menyandang disleksia, disusul dengan fakta bahwa kesulitan belajar spesifik itu diturunkan secara genetik dari aku ibunya. Tidak sulit menerima hal ini, sebab sejak Akib berusia 4 tahun, kami merasa ia sedikit berbeda. Bukan karena begitu kentara, tapi interaksi intens kami sejak dulu, membuat dugaanku dan suami semakin kuat.

Banyak orang yang belum paham apa itu disleksik, disleksia, diskalkulia, dispraksia, gifted, dan segala macam istilah yang sebenarnya bersinggungan dengan kehidupan kita sehari-hari. Mereka benar-benar ada, they are exist. Dengan prevalensi ABK tertinggi, orang banyak tidak tahu siapa penyandang disleksia dan siapa yang tidak.

Berangkat dari hal itu, tema parenting yang aku usung lebih rinci ke arah disleksia tersebut. Semoga ini bisa sedikit membantu teman-teman yang membutuhkan informasi semacam ini

Mungkin yang terakhir, hobiku yang masih konsisten kulakukan adalah menulis. Karena tuntutan-tuntutan rasa penasaran sejak kecil, aku masih suka berburu dan menekuri beberapa buku. Walau bukan bacaan kaliber berat, tapi pokoknya aku suka beragam genre buku, salah satunya fiksi. Aku jadi suka mengolah-ngolah kata dan menyusun narasi berdasarkan imajinasi. Disisipi pengalaman dan bacaan berbagai sumber, meramu fiksi itu sangat menyenangkan. Jadi, dalam blog ini juga tersimpan beberapa karya fiksiku. Kalau ada waktu silakan dibaca, semoga menghibur, ya. Thank you!

Seorang ibu disleksik yang senang membacakan buku untuk anak-anaknya, Akib, Biyya, Faza, dan Kareem. Pencinta bahasa Indonesia. Istri Eun Yud yang rutin melembakkan 20.000 kata dan tidak melulu melalui lisan. Nah, salah satunya itu dengan tulisan juga. Menyerap energi dari pribadi-pribadi filantropis di sekelilingnya, tapi belum sepenuhnya bisa seperti mereka, hanya seorang 'wannabe'. Senang berbagi materi seputar parenting, buku, sains, dan dunia rabbitry . Silakan bersilaturahmi via e-mail medicus_84@yahoo.com.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *